Pengaruh Faktor Ekonomi dan Kondisi Iklim terhadap Kejadian DBD di Indonesia: Studi Kasus 206 Kabupaten Kota
Keywords:
Faktor Ekonomi, Kasus DBD, Kondisi IklimAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh faktor ekonomi dan keadaan iklim terhadap kejadian demam berdarah di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan model regresi data panel dan metode estimasi Fixed Effect Model (FEM). Data yang digunakan pada penelitian ini merupakan data 206 kabupaten dan kota selama empat tahun (2019-2022). Data tersebut diambil dari publikasi Kementrian Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), Badan Pusat Statistik (BPS), dan Direkotorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Hasil yang didapatkan dari penelitian ini, yaitu kepadatan penduduk dan curah hujan memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap kejadian DBD di Indonesia. Sementara itu, PDRB per kapita, pengeluaran pemerintah di bidang kesehatan, sanitasi, dan variabel dummy year memiliki pengaruh signifikan dan negatif terhadap kasus DBD. Sedangkan suhu memiliki hubungan positif tidak signifikan terhadap kasus DBD.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ekonomi, Lingkungan, Energi, dan Bisnis (ELEGIS)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



